Breaking News
Home / info olahraga / Menjelang Olimpiade di Brasil, Tim Bulutangkis Indonesia Turut Menyiapkan Upaya Antisipasi Virus Zika

Menjelang Olimpiade di Brasil, Tim Bulutangkis Indonesia Turut Menyiapkan Upaya Antisipasi Virus Zika

   Menjelang turnamen di Olimpiade Rio de Janeiro, tampaknya ancaman dari virus Zika masih menjadi salah satu perhatian utama di Brasil saat ini, yang juga ancaman tersebut menjadi hal penting yang perlu diantisipasi oleh tim bulutangkis Indonesia yang ikut berpartisipasi dalam Olimpiade tersebut.

Bahayanya penyebaran Virus oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti ini menyerang pada manusia, sehingga hal ini tentu menjadi topik penting terkait pelaksanaan Olimpiade pada bulan Agustus mendatang. Dari tim bulutangkis Indonesia sendiri pun mengaku sudah melakukan beberapa cara antisipasi untuk menghindari virus Zika tersebut.

Mereka akan membawa sejumlah obat-obatan seperti semprotan anti nyamuk, lotion anti nyamuk, dan juga kertas tempelan anti nyamuk. Ditambah dengan kelambu untuk dipakai para atlet ketika tidur di perkampungan atlet.

Dalam pertemuan konferensi persnya, Rexy Mainaky selaku manajer Tim Bulutangkis Indonesia telah menyampaikan kekhawatirannya mengenai bahaya ancaman gigitan nyamuk itu. “Penyebaran Virus dari gigitan nyamuk ini tentu menjadi bahaya, sebisa mungkin kami ingin mengurangi resiko para atlet sampai tergigit nyamuk atau sampai terjangkitnya,” jelas manajer Rexy Mainaky.

“Kami sudah memiliki 4 rencana dalam upaya untuk mencegah virus Zika. Pada pertandingan nanti kami akan membawa spray, lotion, mosquito patch dan juga kelambu tidur. Kami akan berusaha semaksimal mungkin dalam melindungi para atlet,” tambahnya.

Baca Juga :

  • Brasil memperkenalkan Desa Olimpiade, untuk rumah para atlet Rio 2016

Iklan

About kang odon

Check Also

Jenis Olahraga yang Gagal Menjadi Bagian Olimpiade

   Mengingat jumlah acara di Olimpiade yang semakin kembung saat ini, sulit untuk percaya bahwa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *